Showing posts with label JarDas. Show all posts
Showing posts with label JarDas. Show all posts

Monday, February 29, 2016

Subneting Kelas C

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai "Pengertian IP Address pada sebuah jaringan". Nah pada posting kali ini adalah tindak lanjut dari artikel sebelumnya. Hanya saja laborattkj akan membahas atau lebih fokus ke Subneting Kelas C. Perlu diingat pengertian dari subnetting adalah proses membagi atau memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil, yang sering juga disebut dengan subnet. Ciri-ciri penulisan subneting pada IPv4 adalah pada subnetmask.
Perlu diingat bila ada subneting tentu juga ada superneting, kalau subneting proses membagi IP menjadi kecil dan superneting proses memperbesar IP. Kita fokus ke subneting aja.


Prefix Banyaknya angka 0 dalam oktet terakhir Hitungan Maksimal IP Maksimal Host Subnetmask
/24
8
2^8 = 256 256 254 255.255.255.0
/25
7
2^7 = 128 128 126 255.255.255.128
/26
6
2^6 = 64 64 62 255.255.255.192
/27
5
2^5 = 32 32 30 255.255.255.224
/28
4
2^4 = 16 16 14 255.255.255.240
/29
3
2^3 = 8 8 6 255.255.255.248
/30
2
2^2 = 4 4 2 255.255.255.252


Nah kira-kira bagaimana dengan soal yang sering dipertanyakan pada subneting kelas C?

  1. Berapa jumlah subnet?
  2. Berapa jumlah maksimal IP?
  3. Berapa jumlah host?
  4. IP tersebut terdapat pada block ke berapa?
  5. Berapa Network Addressnya?
  6. Berapa Broadcast Addressnya?
  7. Berapa Range IP?
Bagaimana dengan pertanyaan diatas bila terdapat soal 192.68.8.47/26?
Penyelesaian:

  • Untuk menghitung pertanyaan diatas paling tidak kita mengetahui dulu bilangan biner dari IP Address 192.68.8.47/26

1. Untuk mencari jumlah subnet adalah banyak angka 1 pada oktet terakhir.
  • Karena angka 1 ada 2 maka rumusnya adalah 2^2= 4. Sehingga banyaknya subnet ada 4
2. Untuk mencari jumlah IP adalah banyaknya angka 0 pada oktet terakhir
  • Karena angka 0 ada 6 maka rumusnya adalah 2^6= 64. Sehingga banyaknya IP terdapat 64 IP
3. Untuk mencari jumlah host adalah Jumlah IP dikurangi 2.
  • Karena jumlah IP ada 64, maka 64 - 2 = 62. Sehingga banyaknya jumlah host adalah 62
4. Untuk mencari IP di subnet keberapa caranya adalah 
  • Cara ini khusus digunakan untuk kelas C.
  • Jumlah IP kelas C ada 256.
  • Maka 256 dibagi jumlah ip pada perfix 26. ==> 256/64 
  • Subnet pertama dengan range IP 192.68.8.1 - 192.68.8.62
  • Subnet kedua dengan range IP 192.68.8.65 - 192.68.8.126
  • Subnet ketiga dengan range IP 192.68.8.129  - 192.168.8.190
  • Subnet keempat dengan range IP 192.168.8.193 - 192.68.8.254
  • Dengan demikian IP 192.68.8.47/26 berada pada subnet ke 1
5. Untuk mencari Network Address adalah sebagai berikut.
  • kalau dilihat dari IP pada soal dan penjelasan no 4, maka secara langsung untuk NA nya berada pada IP 192.68.8.0
6. Untuk mencari Broadcast Address adalah sebagai berikut
  • IP pada oktet terakhir dibagi dengan jumlah maksimal IP 
  • IP= 192.68.8.47 => maka IP oktet terakhir 47
  • dan jumlah maksimal IP ada 64
  • 47 / 64 = hasilnya adalah 0, sekian. 
  • Apabila jumlah dibelakang koma terdapat angka lebih dari 0 maka hasilnya dibulatkan keatas
  • 64 dikalikan hasil pembulatan dan dikurangi 1 maka 64 - 1 = 63
  • sehingga Broadcast dari IP 192.68.8.47 adalah 192.68.8.63
7. Range IP adalah 192.68.8.1 - 192.68.8.62



Hasil soal tersebut bisa anda cetak
Published: By: Artikel - 10:17 PM

Monday, February 22, 2016

Pengertian IP Address pada sebuah jaringan

IP Address merupakan alamat komputer yang terhubung pada sebuah jaringan. Atau alamat komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 2 versi yaitu IPv4 (IP versi 4) dan IPv6 (IP versi 6). IPv4 sering digunakan dibanding IPv6, IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan komputer yang digunakan alam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Kali ini yang akan dibahas lebih lanjut adalah IPv4.
Dalam penulisan IPv4 terdiri dari 4 blok, setiap blog terdiri dari angka 0 - 255. Contoh IP address yang sering digunakan dalam jaringan adalah 192.168.1.1. IP Address memiliki 2 bagian yaitu Net ID dan Host ID.

  1. Net ID adalah alamat jaringan (network prefix) yang dijadikan sebagai identitas dari suatu jaringan (yang digunakan untuk menunjukkan jaringan komputer berada)
  2. Host ID adalah alamat komputer yang yang berperan sebagai identitas host dalam suatu network (bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan workstation, server, router dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut.
Penulisan IPv4 adalah aaa.bbb.ccc.ddd dimana nilai a,b,c,d nya adalah 0-255. Panjang bit pada IPv4 sebanyak 32 bit yang terdiri dari 8 bit pertama, 8 bit kedua, 8 bit ketiga, 8bit keempat. IPv4 terbagi menjadi beberapa kelas, yaitu Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D dan Kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.

IP address
Panjang bit Net ID
Kelas A 8 bit
Kelas B 16 bit
Kelas C 24 bit
Kelas D tidak ada
Kelas E tidak ada

IP address
Panjang bit Host ID
Kelas A 24 bit
Kelas B 16 bit
Kelas C 8 bit
Kelas D tidak ada
Kelas E tidak ada

  1. Kelas A untuk netID nya adalah aaa, dan untuk hostID nya bbb.ccc.ddd
  2. Kelas B untuk netID nya adalah aaa.bbb dan untuk hostID nya ccc.ddd 

  3. Kelas C untuk netID nya aaa.bbb.ccc dan Host ID nya ddd
  4. Kelas D digunakan untuk multicasting
  5. Kelas E digunakan untuk eksperimen

Penulisan IP address pada sebuah komputer adalah sebagai berikut:


Kerjakan soal dibawah ini "Lebih sempurna bila menggunakan Chrome"

Hasil soal tersebut bisa anda cetak
Published: By: Artikel - 9:43 PM

Thursday, February 4, 2016

Cara Membuat Kabel Jaringan (CrossOver dan Straight)



Untuk membuat kabel jaring ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat kabel straight dan cross.

sumber : http://storyeven.blogspot.co.id

 sumber : https://sites.google.com/site/tetystmik/_/rsrc/1341262947987/kabel-utp-straight-dan-cross/www.png
  1. Kabel UTP panjang minimal 1 meter sebanyak 2 bh
  2. Konektor RJ 45 minimal 4 bh
  3. Alat untuk mengelupas jaket kabel 1 bh
  4. Tang Crimping 1 bh
  5. LAN Tester 1bh


Nah sekarang kita akan membahas bagaimana cara untuk memasangnya. Perhatikan langkah-langkah dalam membuat kabel straight :
  1. Ambil 1 bh kabel UTP tersebut dan juga alat pengelupas kabel
  2. Kira-kira 1 – 1,5 cm selongsong (jaket) dari kabel UTP dikelupas menggunakan alat pengelupas tersebut.
  3. Urai kabel-kabel tersebut contoh (kabel putih oranye dengan kabel oranye). Semua kabel harus diurai
  4. Setelah diurai maka yang perlu dilakukan adalah merapikan sesuai urutan. Urutannya adalah PutihOranye – Oranye – PutihHijau – Biru – PutihBiru – Hijau – Putih Coklat – Coklat
  5. Setelah anda mengurutkan dan dirapikan. Potong ujung dari 8 kabel tersebut dengan ujung yang rapi. Perlu diingat bahwa dalam mengurutkan kabel UTP posisi putih oranye berada di ujung paling kiri, sesuai dengan tangan kita
  6. Masukkan kabel UTP tersebut ke dalam konektor RJ 45. Untuk konektor RJ 45 pada pemantiknya harus menjauhi dari mata kita.
  7. Dorong kabel UTP tersebut ke RJ 45 dengan ujung-ujung kabel harus kelihatan saat dilihat dari ujung konektor
  8. Dorong jaket kabel UTP, kira-kira pada jaket kabel melebihi dari pengunci jaket kabel tersebut.
  9. Bila sudah sesuai, Crimpinglah dengan kuat.
  10. Pada ujung satunya ulangi dari nomor 1 sampai 10
Nah sekarang kita akan membahas bagaimana cara untuk memasangnya. Perhatikan langkah-langkah dalam membuat kabel cross.
  1. Ambil 1 bh kabel UTP tersebut dan juga alat pengelupas kabel
  2. Kira-kira 1 – 1,5 cm selongsong (jaket) dari kabel UTP dikelupas menggunakan alat pengelupas tersebut
  3. Urai kabel-kabel tersebut contoh (kabel putih oranye dengan kabel oranye). Semua kabel harus diurai
  4. Setelah diurai maka yang perlu dilakukan adalah merapikan sesuai urutan
  5. Urutannya adalah PutihOranye – Oranye – PutihHijau – Biru – PutihBiru – Hijau – Putih Coklat – Coklat
  6. Setelah anda mengurutkan dan dirapikan. Potong ujung dari 8 kabel tersebut dengan ujung yang rapi. Perlu diingat bahwa dalam mengurutkan kabel UTP posisi putih oranye berada di ujung paling kiri, sesuai dengan tangan kita
  7. Masukkan kabel UTP tersebut ke dalam konektor RJ 45. Untuk konektor RJ 45 pada pemantiknya harus menjauhi dari mata kita.
  8. Dorong kabel UTP tersebut ke RJ 45 dengan ujung-ujung kabel harus kelihatan saat dilihat dari ujung konektor.
  9. Dorong jaket kabel UTP, kira-kira pada jaket kabel melebihi dari pengunci jaket kabel tersebut.
  10. Bila sudah sesuai, Crimpinglah dengan kuat.
  11. Pada ujung satunya ulangi dari nomor 1 sampai 10, hanya saja urutan yang satunya adalah sebagai berikut. PutihHijau – Hijau – PutihOranye – Biru –  PutihBiru –  Oranye –Putih Coklat – Coklat


Nah bila anda belum jelas silahkan lihat video ini....



https://www.youtube.com/watch?v=I6_sda2MHk0

Kerjakan soal dibawah ini "Lebih sempurna bila menggunakan Chrome"
Published: By: Artikel - 7:37 PM

 

Iklan